<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hanyafarid</title>
	<atom:link href="http://hanyafarid.web.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hanyafarid.web.id</link>
	<description>Hanyafarid.web.id - Komputer, Internet, News, Web Desain</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Jan 2012 14:28:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Perbedaan sistem proteksi Jaringan Wireless dengan menggunakan WPA dan WPE</title>
		<link>http://hanyafarid.web.id/perbedaan-sistem-proteksi-jaringan-wireless-dengan-menggunakan-wpa-dan-wpe.html</link>
		<comments>http://hanyafarid.web.id/perbedaan-sistem-proteksi-jaringan-wireless-dengan-menggunakan-wpa-dan-wpe.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Feb 2011 04:14:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hanyafarid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[wireless]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanyafarid.web.id/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[Ada empat pilihan modus nirkabel keamanan didukung oleh Router: WEP, WPA Personal, PSK2, PSK2-Mixed, WPA-Enterprise, PSK2 + RADIUS, dan RADIUS. WPA merupakan metode keamanan yang lebih kuat daripada WEP. PSK2 singkatan Kunci pra-berbagi 2, dan lebih kuat dari WPA-Personal. WEP (Wired Equivalent Privacy) WEP merupakan metode enkripsi dasar, yang tidak aman seperti dua metode lain, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a rel="attachment wp-att-228" href="http://hanyafarid.web.id/perbedaan-sistem-proteksi-jaringan-wireless-dengan-menggunakan-wpa-dan-wpe.html/security"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-228" title="security" src="http://hanyafarid.web.id/wp-content/uploads/2011/02/security-150x150.jpg" alt="www.hanyafarid.web.id" width="150" height="150" /></a>Ada empat pilihan modus nirkabel keamanan didukung oleh Router: WEP, WPA Personal, PSK2, PSK2-Mixed, WPA-Enterprise, PSK2 + RADIUS, dan RADIUS. WPA merupakan metode keamanan yang lebih kuat daripada WEP. PSK2 singkatan Kunci pra-berbagi 2, dan lebih kuat dari WPA-Personal.</p>
<p>WEP (Wired Equivalent Privacy)</p>
<p>WEP merupakan metode enkripsi dasar, yang tidak aman seperti dua metode lain, WPA-Personal dan WPA-Enterprise. Pilih tingkat enkripsi WEP, 40/64 bit (10 digit hex) atau 104 / 128 bit (26 digit hex). Jika Anda ingin menggunakan Passphrase, lalu masukkan dalam bidang Passphrase dan klik tombol Generate. Jika Anda ingin memasukkan kunci WEP secara manual, kemudian masukkan dalam bidang kunci WEP 1-4 (s). Untuk menunjukkan kunci WEP yang akan digunakan, pilih nomor yang sesuai TX Kunci<br />
<strong><br />
WPA-Personal (Wi-Fi Protected Access) </strong></p>
<p>Metode ini menawarkan dua metode enkripsi, TKIP dan AES, dengan kunci enkripsi dinamis. Pilih jenis metode enkripsi yang ingin Anda gunakan, TKIP atau AES. Masukkan Passphrase, yang dapat memiliki 8 hingga 63 karakter. Lalu masukkan periode Pembaharuan Key, yang menginstruksikan Router seberapa sering harus mengubah kunci enkripsi.</p>
<p><strong>PSK2</strong></p>
<p>PSK2 adalah stonger dari WPA Personal dan memberikan Anda satu metode enkripsi, AES, dengan kunci enkripsi dinamis. Masukkan Passphrase dari 8-63 karakter. Kemudian memasuki masa Renewal Key, yang menginstruksikan Router seberapa sering harus mengubah kunci enkripsi.</p>
<p><strong>PSK2-Campuran</strong></p>
<p>PSK2-Campuran memberi Anda baik WPA-Personal (TKIP) atau PSK2 (AES) enkripsi. Masukkan Passphrase dari 8-63 karakter. Kemudian memasuki masa Renewal Key, yang menginstruksikan Router seberapa sering harus mengubah kunci enkripsi.</p>
<p>selengkapnya bisa dibaca disini:</p>
<p><a target="_blank" href="http://www.openxtra.co.uk/articles/wpa-vs-wep.php" target="_blank">http://www.openxtra.co.uk/articles/wpa-vs-wep.php</a><br />
<a target="_blank" href="http://www.aota.net/forums/showthread.php?t=21245" target="_blank">http://www.aota.net/forums/showthread.php?t=21245</a><br />
<a target="_blank" href="http://www.openxtra.co.uk/articles/wpa-vs-80211i.php" target="_blank">http://www.openxtra.co.uk&#8230;a-vs-80211i.php</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hanyafarid.web.id/perbedaan-sistem-proteksi-jaringan-wireless-dengan-menggunakan-wpa-dan-wpe.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencoba menyemangati diri</title>
		<link>http://hanyafarid.web.id/mencoba-menyemangati-diri.html</link>
		<comments>http://hanyafarid.web.id/mencoba-menyemangati-diri.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Jan 2011 00:27:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hanyafarid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[puisi penyemangat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanyafarid.web.id/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin aku bersembunyi,, Hari ini aku mencoba untuk menampakkan diri,, Bukanya aku takut pada dunia ini,, Bukan pula aku takut dengan kenyataan ini,, Aku sembunyi bukan tanpa alasan,, Kuatur sebuah strategi untuk mencapai tujuan,, Meski skenario hidup telah digariskan oleh Tuhan,, Tapi apa salahnya Jika Tuhan pun berkenan. wujudkan mimpiku jadi kenyataan,&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin aku bersembunyi,,</p>
<p>Hari ini aku mencoba untuk menampakkan diri,,</p>
<p>Bukanya aku takut pada dunia ini,,</p>
<p>Bukan pula aku takut dengan kenyataan ini,,</p>
<p>Aku sembunyi bukan tanpa alasan,,</p>
<p>Kuatur sebuah strategi untuk mencapai tujuan,,</p>
<p>Meski skenario hidup telah digariskan oleh Tuhan,,</p>
<p>Tapi apa salahnya Jika Tuhan pun berkenan.</p>
<p>wujudkan mimpiku jadi kenyataan,&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hanyafarid.web.id/mencoba-menyemangati-diri.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makna di Balik Kupatan atau Ketupat</title>
		<link>http://hanyafarid.web.id/makna-di-balik-kupatan-atau-ketupat.html</link>
		<comments>http://hanyafarid.web.id/makna-di-balik-kupatan-atau-ketupat.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Sep 2010 16:01:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hanyafarid</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[kupatan]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[makanan khas]]></category>
		<category><![CDATA[makna dibalik kupat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanyafarid.web.id/?p=185</guid>
		<description><![CDATA[Rasanya kurang lengkap jika hadirnya Hari Raya Idul Fitri tanpa adanya ketupat di hidangkan di meja sehabis Sholat Idul Fitri. Asal Usul Ketupat Ketupat atau kupat:  adalah hidangan khas Asia Tenggara maritim berbahan dasar beras yang dibungkus dengan pembungkus terbuat dari anyaman daun kelapa (janur) yang masih muda. Ketupat paling banyak ditemui pada saat perayaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a rel="attachment wp-att-187" href="http://hanyafarid.web.id/makna-di-balik-kupatan-atau-ketupat.html/ketupat"><img class="size-medium wp-image-187 alignright" title="ketupat" src="http://hanyafarid.web.id/wp-content/uploads/2010/09/ketupat-300x224.jpg" alt="makna ketupat" width="240" height="179" /></a>Rasanya kurang lengkap jika hadirnya Hari Raya Idul Fitri tanpa adanya ketupat di hidangkan di meja sehabis Sholat Idul Fitri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Asal Usul Ketupat</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ketupat</strong> atau <strong>kupat</strong>:  adalah hidangan  khas <a target="_blank" title="Asia  Tenggara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia_Tenggara">Asia   Tenggara</a> maritim berbahan dasar <a target="_blank" title="Beras" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Beras">beras</a> yang  dibungkus   dengan pembungkus terbuat dari <a target="_blank" title="Anyaman (halaman belum   tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Anyaman&amp;action=edit&amp;redlink=1">anyaman</a> <a target="_blank" title="Daun" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daun">daun</a> <a target="_blank" title="Kelapa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kelapa">kelapa</a> (<em>janur</em>)    yang masih muda. Ketupat paling banyak ditemui pada saat perayaan <a target="_blank" title="Idul Fitri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Idul_Fitri">Lebaran</a>,    ketika umat <a target="_blank" title="Islam" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Islam">Islam</a> merayakan  berakhirnya <a target="_blank" title="Ramadhan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ramadhan">bulan puasa</a>. (http://id.wikipedia.org/wiki/Kupat)</p>
<p style="text-align: justify;">Masyarakat Jawa mempercayai Sunan Kalijaga adalah orang yang pertama kali memperkenalkan ketupat. Kata Ketupat atau kupatan berasal dari bahasa Jawa yang mempunyai makna atau arti &#8220;Ngaku Lepat&#8221; yang berarti mengakui kesalahan. sehingga dengan adanya ketupat dan memakannya diharapkan sesama muslim mengakui kesalahan dan saling memaafkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sunan Kalijaga membudayakan Hari Raya Setelah Ramadlon dengan dua kali Hari Raya yang biaa di sebut bhodho, yaitu lebaran pada umumnya dan bhodho kupat atau kupatan. bhodho sendiri diambil dari bahasa Arab Ba&#8217;da yang artinya sudah. Bodho kupat sendiri di mulai seminggu sesudah lebaran. yang biasanya pada waktu itu masyarakat jawa khusunya mlai sibuk membuat atau menganyam selongsong untuk kupat. dan yang sudah dimasak dihantarkan ke kerabat ataupun tetangga. di sebagian wilayah dijawa khususnya jawa tengah bhodho kupat atau kupatan diawali dengan kondangan semingu setelah lebaran. kondangan dapat diartikan berkumpul bersama suatu golongan masyarakat semisal warga satu desa atau satu RT untuk melakukan syukuran.</p>
<p style="text-align: justify;">Konon tradisi kupatan ini menyebar hingga ke luar jawa yang dibawa oleh orang-orang jawa yng merantau ke sana.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Makna di balik Ketupat</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Banyak sekali makna filosofis yang terkandung di dalam sebuah ketupat. dari mulai bungkus yng dibuat menggunakan janur kuning atau daun kelapa yang masih muda yang melambnagkan sebagai penolak bala (penolak musibah). janur sendiri berarti cahaya surga (Jannah=Surga; Nur:Cahaya). juga dapat diartikan nur (cahaya) yang melambangkan kondisi manusia dalam keadaan suci setelah sebulan penuh mendapatkan pencerahan pada bulan Ramadhan. jadi, makna dari kupatn adalah kesucian lahir dan bathin yang dimanifestasikan dalam tujuan hidup yang esensial.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan bentuk segi empat mencerminkan prinsip &#8220;kiblat papat, lima pancer&#8221;, yang bermakna kemanapun manusia menuju pasti selalu kembali kepada Allah SWT. Bentuknya yang persegi epat juga dapat dimaknakan senagai empat macam nafsu manusia yaitu amarah (emosional), aluamah (nafsu untuk memuaskan rasa lapar), supiah (safsu untuk memiliki yang indah-indah) dan mutmainah (nafsu untuk memaksa diri). keempat nafsu tersebut yang ditakhlukkan selama puasa. sehingga dengan memakan ketupat seseorang dianggap sudah mampu menakhlukaan keempat nafsu tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Dilihat dari bentuk anyaman ketupat yang rumit mencerminkan berbagai macam kesalahan manusia. sedangkan warna putih ketika dibelah mencerminkan kebersihan dan kesucian setelah sebulan berpuasa dan memohon ampun atas kesalahan yang diperbuat. beras sebagai isi dari ketupat mempunyai makna atau melambangkan kemakmuran setelah hari raya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hanyafarid.web.id/makna-di-balik-kupatan-atau-ketupat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Minder Karena Wanita!</title>
		<link>http://hanyafarid.web.id/jangan-minder-karena-wanita.html</link>
		<comments>http://hanyafarid.web.id/jangan-minder-karena-wanita.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Sep 2010 17:56:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hanyafarid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[wanita sholihah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanyafarid.web.id/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Jangan pernah merasa minder dengan wanita yang memiliki materi yang berlimpah, keluarga harmonis dan memiliki otak yang cemerlang&#8230; Minderlah kamu dengan wanita yang cantik lahir bathin, kaya akan keindahan islami dan ketinggian derajat karena ilmu dan amal sholeh&#8230;&#8221; Yup kata-kata diatas bisa dibilang Sebuah kata-kata mutiara bisa juga sebagai penyemangat dikala kita minder dengan sesosok [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="uiStreamMessage" style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-204" href="http://hanyafarid.web.id/jangan-minder-karena-wanita.html/janganminder"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-204" title="janganminder" src="http://hanyafarid.web.id/wp-content/uploads/2010/09/janganminder-150x150.jpg" alt="janganminder" width="150" height="150" /></a></p>
<p class="uiStreamMessage" style="text-align: center;">&#8220;<em>Jangan  pernah merasa minder dengan wanita yang memiliki materi yang berlimpah,  keluarga harmonis dan memiliki otak yang cemerlang&#8230;<br />
Minderlah kamu  dengan wanita yang cantik lahir bathin, kaya akan keindahan islami dan  ketinggian derajat karena ilmu dan amal sholeh&#8230;&#8221;</em></p>
<p class="uiStreamMessage" style="text-align: justify;">Yup kata-kata diatas bisa dibilang Sebuah kata-kata mutiara bisa juga sebagai penyemangat dikala kita minder dengan sesosok <em>wanita yang memiliki materi yang berlimpah,  keluarga harmonis dan  memiliki otak yang cemerlang</em></p>
<p style="text-align: justify;">Ada kalanya kita mengaggungkan sesosok wanita yang cerdas, cantik dan memiliki keluarga yang harmonis dan kaya, kita minder ketika berhadapan dengan mereka, tapi disitulah letak kekeliruan kita. disitu kita lupa bahwa seorang manusia baik wanita maupun laki-laki diangkat derajadnya lebih tinggi dan mulia di hadapan  Allah SWT bukan karena lebih kaya dari segi materi, kecerdasan, karena ilmu  yang tidak dimanfaatkan kejalan yang benar. tidak akan mendapat pahala dariNya, keluarga yang harmonis tetapi tidak taat kepada Tuhanya (Allah SWT). Tetapi seorang manusia diangkat derajadnya lebih tinggi dan mulia di hadapan  Allah SWT karena ilmu dan amal sholehnya.</p>
<p class="uiStreamMessage" style="text-align: justify;"><em><a rel="attachment wp-att-172" href="http://hanyafarid.web.id/jangan-minder-karena-wanita.html/wanitasholihah"><img class="size-medium wp-image-172 alignleft" title="wanitaSholihah" src="http://hanyafarid.web.id/wp-content/uploads/2010/09/wanitaSholihah-300x225.jpg" alt="Wanita Solihah" width="125" height="92" /></a></em>Kalau kita mau menyadari kita tidak perlu minder dengan semua itu. karena kita semua diciptakan oleh Allah SWT tidak dalam keadaan sia-sia. kta diciptikan dengan sebaik-baiknya baik rupa, maupun akal yang cerdas.Seperti firman Allah SWT dalam Q.S. At Tiin ayat 4 yang artinya:</p>
<p class="uiStreamMessage" style="text-align: justify;"><em>‘’Sesungguhnya Kami (Allah) telah  menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”</em></p>
<p id="profile_name" class="fn org" style="text-align: right;"><span style="color: #999999;">Kata mutiara diambil dari Facebook id:Muslimah Perindu Syurga (RKI  Muslimah)</span></p>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;">
<h6 class="uiStreamMessage">jangan  pernah merasa minder dengan wanita yang memiliki materi yang berlimpah,  keluarga harmonis dan memiliki otak yang cemerlang&#8230;<br />
minderlah kamu  dengan wanita yang cantik lahir bathin, kaya akan keindahan islami dan  ketinggian derajat karena ilmu dan amal sholeh&#8230;</h6>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hanyafarid.web.id/jangan-minder-karena-wanita.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wong Jawa Ilang Jawane</title>
		<link>http://hanyafarid.web.id/wong-jawa-ilang-jawane-2.html</link>
		<comments>http://hanyafarid.web.id/wong-jawa-ilang-jawane-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Sep 2010 15:47:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hanyafarid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanyafarid.web.id/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Pak, Aku mangkat Sekolah Disik!&#8221; dengan nada sedikit tinggi dan tanpa basa -basi lagi apa lagi cium tangan kedua orang tuanya anak itu langsung tancap gas, ngacir berangkat ke sekolah. Tidak sengaja saya mendengar suara itu pagi tadi waktu dijalan sewaktu berangkat kerja. sungguh miris rasanya mendengar suara seperti itu. ucapan yang tidak pantas diucapkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><a rel="attachment wp-att-130" href="http://hanyafarid.web.id/2010/09/wong-jawa-ilang-jawane-2/sungkem/"><img class="alignleft size-full wp-image-130" title="sungkem" src="http://hanyafarid.web.id/wp-content/uploads/2010/09/sungkem.gif" alt="sungkem" width="100" height="50" /></a>&#8220;Pak, Aku mangkat Sekolah Disik!&#8221; </strong>dengan nada sedikit tinggi dan tanpa basa -basi lagi apa lagi cium tangan kedua orang tuanya anak itu langsung tancap gas, ngacir berangkat ke sekolah.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak sengaja saya mendengar suara itu pagi tadi waktu dijalan sewaktu berangkat kerja. sungguh miris rasanya mendengar suara seperti itu. ucapan yang tidak pantas diucapkan seorang anak kepada orang tuanya. apalagi jika anda juga termasuk orang Jawa asli seperti saya khususnya  Solo, Klaten, Yogyakarta, Boyolali dan sekitarnya yang sangat menghormati unggah ungguh atau tata krama. ucapan sperti itu sangat pantang untuk diucapkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut saya dari ucapan di atas yang pas paling tidak seperti ini<strong> &#8220;Pak kulo badhe mlampah sekolah rumiyen, nyuwun pangestunipun.&#8221; </strong>syukur-syukur dibarengi cium tangan kedua orang tua.</p>
<p style="text-align: justify;">Ya, semua problematika di atas tak lepas dari peran orang tua dalam mendidik anak-anaknya untuk mengajarkan unggah ungguh dan bebahasa jawa (bahasa jawa alus) yang pas sejak dini . Unggah ungguh atau tata krama menjadi sesuatu yang wajib diajarkan, dijalankan dan dikuasai oleh masyarakat Jawa.</p>
<p style="text-align: justify;">Jangan cuma mengajarkan bahasa Indonesia tapi bahasa daerah pun juga wajib diajarkan, mengingkat betapa pentingnya melestarikan sebuah kebudayaan agar tidak hilang di telan jaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalo kita cermati Bahasa Jawa adalah bahasa yang sangat menghormati orang lain. kenapa? Coba diperhatikan bahasa jawa mempunyai beberapa tingkatan.</p>
<ol>
<li>Ngoko (tingkatan  terendah)</li>
<li>Madya  (tingkat menengah)</li>
<li>Kromo (tingkat tertinggi)</li>
</ol>
<p>&#8220;Kromo (tingkat tertinggi)&#8221; masih dibagi lagi menjadi &#8220;Kromo Inggil (tinggi/halus) dan Andhap (rendah/kasar)&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak mudah memang memahami struktur dan penggunaan tiap-tiap tingkatan bahasa.</p>
<p style="text-align: justify;">Sepengetahuan saya <strong><em>Ngoko</em></strong> biasanya digunakan untuk bahasa sehari-hari antara sesama teman sebaya yang sudah kenal akrab, itupun kurang pas  jika yang menggunakan orang ningrat. <strong><em>Kromo </em></strong>biasanya digunakan untuk bahasa seseorang kepada orang lain yang dianggap lebih tua dan sangat dihormati, misal antara murid dengan bapak aau ibu guru, anak dengan orang tuanya, dengan saudara atau  kerabat yang lebih tua, (dengan paman, pakdhe, eyang dsb), bawahan dengan atasanya, atau dengan orang lain yang sama sekali belum dikenal.<strong><em> Madya </em></strong>(tengahan) jadi biasanya campur aduk, kromo di campur ngoko.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekarang kita sudah tau bagaimana kita harus berbahasa dengan baik kepada orang lain. Dengan siapa kita berhadapan dan tingkatan bahasa yang mana yang harus digunakan. dengan orang yang lebih tua atau dengan teman sebaya. semakin tinggi derajatnya orang yang kita ajak bicara, semakin tinggi pula tingkatan bahasa yang digunakan (kromo inggil)</p>
<p style="text-align: justify;">Jangan sampai kita mendapat cap &#8220;<em><strong>Wong Jawa Kok Ilang Jawane&#8221;. </strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hanyafarid.web.id/wong-jawa-ilang-jawane-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

